Indah dan Cemas di Pantai Pulo Merah

panoramic pantai PUlo Merah

Pulo Merah Beach in panoramic frame

Survey ke Banyuwangi awal agustus lalu membawa saya (bersama tim, tentu saja) sampai di Pantai Pulo Merah. Salah satu tempat wisata yang letaknya di Desa Pancer, Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi. Pantai pasir putih yang menurut saya biasa saja, menjadi lebih cantik dengan adanya bukit kecil dibibir pantai. Khas. Saat air surut pengunjung bisa berjalan kaki ke bukit ini. Jangan lupa waktu kalau tidak mau terpaksa menginap semalaman di bukit itu.

Bukit yang menurut saya tidak kecil, kurang lebih 50 meter, ini kemungkinan adalah sisa proses denudasional dari tebing yang jauh disana (Gn.Tumpang Pitu) sehingga tampak terisolasi dari kawanannya. Saat kemarau, pohon-pohon di bukit itu meranggas, membuat karang di bukit terlihat jelas. Warnanya kemerahan. Konon, hal inilah yang membuat warga di sekitar pantai itu menyebut bukit tersebut Pulo Merah.

Pulo Merah dari satelit

Pulo Merah dari satelit

Di sepanjang sisi yang mengadap laut pohon-pohon mangrove berjejer rapi. Selain berfungsi sebagai penahan ombak, mangrove juga berfungsi sebagai “payung” bagi pengunjung dari teriknya matahari membuat mereka betah berlama-lama di sana. Meskipun mangrove menahan laju ombak tapi tetap saja tidak dapat menahan tenaga besar tsunami. Tahun 1994 sekitar desa pernah hancur karena tsunami, termasuk Pura Segara Tawang Alun disebelah timur pantai.

Pura Segara Tawang Alun menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung. Setiap tahun selalu ada agenda rutin yang diadakan di sana, biasanya antara Maret sampai April. Agenda ini diselenggarakan orang-orang Bali yang biasa bersembahyang di Pura Segara Tawang Alun. Acara yang ditujukan sebagai ungkapan rasa syukur. Cuci laut/Mekiyis. Tidak tau persis bagaimana suasana saat perayaan, menurut informasi, acara itu menarik banyak wisatawan lokal karena saat acara ada pergelaran wayang.

Pura Segara Tawang Alun

Pura Segara Tawang Alun

Dibalik keindahan Pantai Pulo Merah tersembunyi harta karun yang membuat warganya cemas. Sebagian kawasan pantai Pulau Merah berada di kaki Gunung Tumpang Pitu, yang merupakan kawasan hutan lindung. Ancaman bagi kelestarian dan keelokan pantai itu datang saat perusahaan pertambangan, PT Indo Multi Niaga, mengajukan izin untuk mengeksploitasi kandungan emas. Warga sekitar Pulau Merah dan Pancer berulang kali melakukan unjuk rasa menolak rencana pertambangan itu. Tidak hanya keindahan pantai yang memudar, yang memburamkan masa depan kawasan wisata itu, nelayan Pancer juga resah lantaran limbah yang terbuang ke laut meracuni ikan. Bila tidak ada upaya penyelamatan, pantai Pulau Merah hanya tinggal nama (koran tempo/ika ningtyas 14 nov 08).

Sampai detik saya berada di pantai tidak terlihat tanda-tanda kegiatan penambangan di sana. Paling tidak, kalau iya penambangan akan berjalan dan pantai tinggal nama, saya pernah mencatat keindahannya di blog ini dan anda pernah membacanya. Semoga itu tidak terjadi.

Inilah Indonesia dengan segala keindahan dan kehebohannya

🙂

This entry was posted in Indonesia Negeriku, Remote Sensing & GIS and tagged , , , , , by anakkutu. Bookmark the permalink.

About anakkutu

Nama boleh keren ya Lisa, tapi kalo tau di kampung-kampung Jawa Barat sana Lisa adalah kutu/anak kutu/telur kutu ya itu lah, kutu. Maka saya pun di panggil anakkutu :) Menulis disela kesibukan seorang ibu dan pekerja kontrak di sebuah instansi pemerintah yang bertemakan "Pembangunan Nasional" dan saya mengurusi hal hal seputar "Kartografi, GIS, penginderaan jauh". Maka kemudian blog ini pun isinya seputar urusan menjadi ibu dan urusan remeh temeh tentang peta. Enjoy!

6 thoughts on “Indah dan Cemas di Pantai Pulo Merah

  1. pernah liat reviewnya di TransTV ato mana gitu, kupikir hanya bali yang begitu mempesona ternyata sebelahnya bali juga banyak objek bagus…jadi pengen kesana… thank for report

    semoga selalu sehat dan teruss bisa jalan-jalan

  2. red island atau pulau merah pulau yg msh alami,..dan panorama nya indah,ombak nya juga bgus bwat surfing mantaf deh pokoknya tapi sayang kenapa kegiatan menambang msh di perboleh kan,,

  3. bila ada teman yg mau ke red island(pm)kebetulan saya ada penginapan,,ya sederhana lah ..silah kan datang dan menginap disana harga terjangkau..

  4. jd ingt masalalu,aku d khrkan d desa ini tepatnya deketpantai pulaumerah,pernah kena tsunami juga tahun 1993 aku br lulus sd.mardi

  5. penasaran.. mudah mudahan middle of Nov ini kita jadi TY ke sini, sekalian biar tahu gimana kondisi dan suasana khususnya Pr. Segara Tawang alun yang konon sempat di hentak tsunami 1994 .. see u there..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s