Hari Terakhir –nyemplung- di Sawah [part #4 -end]

@ desa Srengseng, IDM

@ desa Srengseng, IDM

Jumat pagi yang mendung. Apa boleh buat, tunggu saja sampai jam 10 nanti. Jika tidak ada matahari maka tidak bisa mengukur. Memang, kegiatan yang satu ini sangat tergantung sekali dengan matahari. Atau, bisa jadi pengukuran dilakukan saat tidak ada matahari dengan syarat kondisi per-awan-an stabil, mendung sepanjang hari. Karena secara matematis nilai pantulan spectral objek dilapangan dihitung dengan mempertimbangkan batas atas dan batas bawah atau istilah kerennya white reference and dark reference.

White reference dan dark reference adalah ‘pengendali’ loncatan atau turunan drastis nilai spectral.

Saat itu kami memilih sabar menunggu terik dari pada mengambil resiko mengukur tapi tiba-tiba cuaca berubah ditengah-tengah pengukuran.

Ditengah penantian akan munculnya matahari kami memutuskan untuk mencari lokasi terbaik untuk mengukur. Pada bulan ini (saat itu awal Mei) sebagian besar sawah di Indramayu telah memasuki masa panen. Padahal padi yang masih harus diburu adalah padi fase vegetatif 2 (umur >40 hari).

tim-ses nyemplung sawah

tim-ses nyemplung sawah

Disini tim didukung oleh mantri tani untuk menemukan sawah yang masih vegetative 2 . Butuh waktu yang agak lama untuk mendapatkan site yang cocok. Ada tempat yang padi-nya bagus tapi aksesnya ga bagus, ada lagi yang tempatnya bagus tapi padi-nya bukan ciherang, Sekalinya dapet tempat yang cocok ternyata sudah masuk waktu sholat jumat. Kalau sudah begini tim mesti fleksibel. Sementara lelaki sholat jumat, yang perempuan di’buang’ disawah untuk memulai pengukuran duluan karena waktu yang tersisa hanya tinggal sebentar.

Setelah jumatan dan tim lengkap lagi, kami mulai jalan dipematang sawah untuk mencapai target. Padi fase vegetatif yang diinginkan berada ditengah-tengah sawah.

Ditengah-tengah perjalanan, pematang yang awalnya kering mulai becek. Makin dekat ke target makin basah pematang itu. Rasanya ga afdol kalo selama beberapa hari ini main ke sawah tapi ga nyebur lumpur apalagi untuk anggota tim yang baru ikutan ngukur spectral, hoho selamat! Kalau kondisinya seperti ini maka yang terbaik adalah melapas alas kaki, alias nyeker. Kecuali Bu Lilik, yang sudah dari awal pengukuran memakai bot tinggi karena bertugas nyemplung sawah untuk mencari daun sakit (karena beliau ahlinya), yang lainnya terpaksa harus gantung sepatu. Diujung pematang becek tempat target pengukuran, baru kami tau ternyata ada “jalan tol” yang lebar dan kering menuju target ini, ugh! 😀

Sampai dilokasi target waktu sudah semakin sempit, sudah 13.30. Akhirnya kami mengukur dengan tolerasi waktu sampai pukul 15 untuk memaksimalkan jumlah sampel.

Sampai hari ini, jumlah sampel walaupun tidak sama untuk tiap kelas, tapi dirasa sudah cukup (karena memang terbatasnya lagi waktu lapangan). Bagaimana dengan hasil ?

match tabel & LSU

match tabel & LSU

Spectral library padi yang ber-OPT diaplikasikan pada citra MODIS untuk mendeteksi distribusi spasial padi ber-OPT dengan metode Linear Spectral Unmixing. Sebagai model contoh aplikasi klasifikasi padi ber-OPT dengan metode tersebut dipilih Kecamatan Cilamaya Wetan, Karawang. Hasilnya, ditribusi spasial padi yang terserang penyakit membentuk hubungan positif dengan hasil pengamat OPT di lapang.

Cara membaca gambar itu begini : Gambar ini adalah hasil olah klasfikasi LSU untuk daun padi ber-OPT BLB di Kecamatan Cilamaya Wetan, Karawang. Warna putih menunjukkan serangan BLB di wilayah itu tinggi. Sedangkan warna hitam menunjukkan padi sehat atau terserang OPT lain. Sementara tabelnya menunjukkan nilai serangan OPT-BLB di Kecamatan Cilamaya Wetan. Dengan demikian, gambaran mudahnya, data tabular tersebut di-spasial-kan hasilnya ya gambar hitam-putih itu.

Hasil pengukuran spectral dan aplikasinya di Kecamatan Cilamaya ini kemarin dipamerkan di Jambore Nasional di Boyolali (8 Juni 2009). Mudah-mudahan penelitian ini bermanfaat🙂

cerita ini adalah bagian akhir dari :

part #1 : Sidik Padi ber-OPT

part #2 : Cerita di Indramayu

part #3 : Menyelamatkan Diri

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s