Ketika Tuhan Memberi

Ketika kau berdoa kepada Tuhan meminta kesabaran,
apakan Tuhan memberimu kesabaran ataukah
Ia memberimu cobaan yang membuatmu jadi lebih sabar ?
…..
Ketika kau berdoa kepada Tuhan meminta kekuatan,
apakan Tuhan memberimu kekuatan ataukah
Ia memberimu kesempatan yang membuatmu jadi lebih kuat ?
…..
Ketika kau berdoa kepada Tuhan meminta apapun yang kau inginkan,
apakan Tuhan memberi apapun yang kau inginkan ataukah
Ia membuatmu berbuat sesuatu agar kau menemukan apa yang kau inginkan ?
…..
Terlalu naif jika berpikir bahwa dengan berdoa maka ‘bantuan’ akan datang dengan cuma-cuma tanpa usaha. Tidak mungkin.
Tidak akan datang kepadamu cobaan yang tak sanggup kau memikulnya.
Segalanya tergantung bagaimana kau melihat hidup, anakku.
…..
Teruslah hidup untuk memberi sebanyak-banyaknya,
bukan menadah tangan menerima yang bukan sepantasnya kau terima.

: )

This entry was posted in Renungan and tagged , by anakkutu. Bookmark the permalink.

About anakkutu

Nama boleh keren ya Lisa, tapi kalo tau di kampung-kampung Jawa Barat sana Lisa adalah kutu/anak kutu/telur kutu ya itu lah, kutu. Maka saya pun di panggil anakkutu :) Menulis disela kesibukan seorang ibu dan pekerja kontrak di sebuah instansi pemerintah yang bertemakan "Pembangunan Nasional" dan saya mengurusi hal hal seputar "Kartografi, GIS, penginderaan jauh". Maka kemudian blog ini pun isinya seputar urusan menjadi ibu dan urusan remeh temeh tentang peta. Enjoy!

11 thoughts on “Ketika Tuhan Memberi

  1. Hehehehe.. gw juga pernah dapet filosofi ini waktu nonton Evan’s Almighty.

    Di film itu kan diceritakan kalo dia (Evan Baxter) pengen suatu saat nanti ingin merubah dunia (kebetulan waktu itu dia jadi politikus). Nah, akhirnya dia tiba2 dapet kiriman untuk bikin kapal, seperti di cerita nabi Nuh.

    Awalnya dia ngga nangkep maknanya (sama, gw juga). Terus lama2 ketauan deh. Ternyata pas akhir filmnya gw baru ngeh. Evan Baxter ini diberi “kesempatan” untuk merubah dunia. Sama persis seperti doanya. Gimana cara dia merubah dunia? ya dengan cara itu tadi, bikin kapal untuk menyelamatkan orang2 di tempat tinggalnya itu dari banjir.

    Tuhan emang ngga memberikan ikan. Tapi memberikan kail. Dan kailnya itu berupa “kesempatan” itu tadi. Bener ngga?😉

  2. allah maha mengetahui umatnya,
    benar aku yang udah merasakan dan menjalani semua itu…
    allah akan memberi jawaban ketika kita udah bener2x lemah dan selalu menjaga dan mempertahankan kesabaran itu…..
    tetapi jika kita sudah usaha dan berdoa

  3. Eitss…jangan cuma berusaha dan berdoa aja,masih banyak kewajiban2 laen yang (sering/kadang) terlupakan, yaitu kewajiban kita sebagai makhluknya yang harus beribadah kepadanya(ex:klo islam sholat, baca alqur’an,dll). kebanyakan orang hanya terpikir oleh impian dunia aj.Padahal manusia diciptakan utk… “wama kholaqtul jin na wal insa illa liya’buduun”.Usaha kita sebagai sunatullah, tetep Allah yang menentukan, Biar Allah makin cinta ma kita, ya harus sering2 mendekat ma Allah dunk…

  4. Tuhan mungkin nggak memberi semua yang kita inginkan…
    karena blom tentu apa yang kita inginkan itu baik buat kita dan hanya Tuhanlah yang tau apa yang terbaik untuk kita🙂
    thankyu dan sukses slalu🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s