Jalan-jalan di Kota Samarinda

Ngomongin tempat wisata di Indonesia ga bakal ada habisnya. Hampir seluruh pelosok nusantara punya keunikan sendiri untuk dijadikan tempat rekreasi. Yang paling digemari biasanya adalah rekreasi alam. Beruntunglah kota-kota yang punya pesona alam indah. Gunung tinggi nan perkasa, air panas khas pengunungan, pantai pasir putih, taman safari, atau sentral kerajinan murah meriah untuk oleh-oleh. Pasti akan selalu ramai dikunjungi turis lokal ataupun manca.

Gimana dengan kota yang minim keindahan alam ?

Misalnya Samarinda. Alamnya gak kalah indah dengan Pulau Jawa hanya saja dalam versi indah yang berbeda. Sebagian kota terbelah Sungai Mahakam selebar kurang lebih 500 meter ditambah dengan anak-anakan sungai yang mencabang sesuka hati mengalir tanpa ada penghalang yang berarti.

Jarang ada orang yang datang dengan niat berwisata, misalnya seperti kalau kita mau berwisata ke Borobudur, atau ke Bromo, atau ke Dufan. Yang sering terjadi adalah orang datang dengan alasan kunjungan kerja, baru disambi dengan jalan-jalan keliling kota. Manfaatkan waktu yang singkat di Samarinda untuk berkeliling kota mencari oleh-oleh atau sekedar berfoto di tepian Sungai Mahakam.

mandau

mandau

Pertama : Oleh-oleh.

Kota ini memang minim tempat hiburan. Gantilah kesenangan berlibur dengan berburu barang-barang khas Kaltim. Pergilah ke Citra Niaga yaitu pasar pusat jual kerajinan khas Kaltim. Perhiasan dengan batu berkilauan pasti jadi favorit untuk kenang-kenangan. Atau mandau (pisau/alat perang suku dayak) untuk hiasan di dinding rumah. Juga banyak pernak-pernik lain yang menarik untuk dibawa pulang.

Ohya jangan lupa dengan makanan khas samarinda : amplang. Kerupuk yang bahan dasarnya dari kuku macan, eh salah.. terbuat dari ikan tenggiri rasanya sudah pasti enak dong. Apalagi makannya sama bakso *yang enak baksonya* hehe.. Selesai sudah.

Jangan kaget kalau harganya mahal. Tawar aja. Kalau ga mau ya tinggalkan. Paling-paling anda bakal dipanggil lagi🙂

Tugu Pesut (FG) dan Jembatan Mahakam (BG)

Tugu Pesut (FG) dan Jembatan Mahakam (BG)

Kemudian mainlah ke tepian Sungai Mahakam, nilkmati indahnya sore melihat berbagai “makhluk” air (baca:kapal besar) wara wiri di tengah sungai. Jembatan mahakam waktu senja bagus loh..

Nah, sekarang di tepian Sungai Mahakam yang terkenal itu berdiri tempat ‘wisata’ baru. Mesjid Sentral Islamic. Tepikan kendaraan anda, turun, kemudian berposelah didepan Mesjid. Ini juga bagian oleh-oleh dari Samarinda lho..😀

Islamic Centre malam hari

Islamic Centre malam hari

Apa istimewanya Mesjid ini ? Mungkin karena terbesar dan megah kali ya. Tampak luar memang indah, apalagi saat malam hari (jika beruntung) pada hari-hari tertentu lampu mesjid dinyalakan semua, terang benderang dramatis. Beberapa bagian mesjid dibangun berdasarkan filosofi ini dan itu. Misalnya ; menara-menara mesjid tingginya 99 meter, sesuai dengan jumlah asma ul husna. Trus anak tangga utama mesjid berjumlah 33 dengan pembagian 11-11-11 anak tangga seperti jumlah dzikir.

Mesjid sudah diresmikan oleh presiden SBY sewaktu PON Juli 2008 lalu.

Lapar ?

Kalau doyan seoafood makan malam lah di Hary Seafood Jl.Pahlawan depan Hotel Tepian. Sudah terbukti banyak lidah yang ketagiahan ingin makan keputing rebus yang terkenal lezatnya. Seingatku, inul pernah mampir menggoyang tempat ini. Datanglah dan lidah anda pasti digoyang lezatnya masakan Pak Hary.

Pulang ke penginapan lalu berkemas🙂

Cari tau Penginapan di Samarinda disini

This entry was posted in Indonesia Negeriku and tagged , , , , , , by anakkutu. Bookmark the permalink.

About anakkutu

Nama boleh keren ya Lisa, tapi kalo tau di kampung-kampung Jawa Barat sana Lisa adalah kutu/anak kutu/telur kutu ya itu lah, kutu. Maka saya pun di panggil anakkutu :) Menulis disela kesibukan seorang ibu dan pekerja kontrak di sebuah instansi pemerintah yang bertemakan "Pembangunan Nasional" dan saya mengurusi hal hal seputar "Kartografi, GIS, penginderaan jauh". Maka kemudian blog ini pun isinya seputar urusan menjadi ibu dan urusan remeh temeh tentang peta. Enjoy!

17 thoughts on “Jalan-jalan di Kota Samarinda

  1. Indonesia memang kaya dengan
    daerah tujuan wisata yang memikat
    sayang belum dikemas dgn optimal
    *masjid Islamic Centre itu unik
    dan penuh daya pikat, pengen sgr
    berkunjung ke sana*

  2. aku merindui kepiting yang ada di sebuah warung di tepian sungai bila tidak salah. kepiting yang enak dan uniknya ketika memakannya menggunakan tang. tak jarang terdengar suara, “tangnya mana?!” ini di rumah makan ataukah bengkel sebenarnya? hahaha

    • ada sih, Kebun Raya Samarinda. Isinya musium kayu, taman bermain, kebun binatang mini. Tapi ya kondisi yang terbatas, tidak seperti kebun binatang ragunan atau taman safari.
      Atau bisa juga jalan2 ke luar kota, Tenggarong. lewat jalan (tol) baru kurang lebih 45 menit. Di Tenggarong ada Kraton Kutai Kertanegara (terbuka untuk umum), juga taman dibawah jembatan Makahamnya lebih terawat. Biasanya orang2 suka berfoto dibwah jembatan, krn arsitek jembatannya mengadopsi arsitek jembatan dimana gitu.. LA apa ya, lupa deh. Tempat makannya di depan musium juga lumayan, ikan patin bakarnya mantab.
      Begitu mbak Monica. Semoga membantu.
      Selamat jalan2 di samarinda🙂

  3. untuk penginapan ada rekomendasi ga mbak? saya lagi liat di agoda.web.id ada bbrp sih. kebetulan minggu depan akan berangkat ke samarinda untuk tujuan kerja…

  4. aku niat ke samarinda…adakah istilah, panggilan khusus penghormatan seperti yang muda memanggil dan membahasakan yang ebih tua? seperti di jawa kowe, sampeyan, panjenengan dsb? atau memanggil orang yang belum dikenal sehingga ada komunikasi yang baik? yang ada berniat memberi petnjuk tolong kasih aq ya..jazakumulloh..atau kontak ke no hp-ku, via sms atau call..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s