Bukan nada tapi Melodi

Namanya buah melodi. Yang terbayang dibanakku bentuknya mirip tangga-tangga nada seperti dibuku musik. Ternyata tidak😀 , bentuknya lebih mirip timun berwarna ungu. Rasanya? kata orang (yang sudah pernah mencoba) seperti kombinasi blewah dan melon. Tapi belum pernah kucoba sendiri, takut doyan😀

Si Melodi aku temukan di rumah Pak RT (Ds.Sawungan) waktu main-main ke rumahnya. Menurut cerita beliau, buah melodi banyak tumbuh (liar) di sepanjang jalan ke Kali Kuning. Orang-orang di desa sini sering menggunakannya untuk masak (tapi ga tau untuk jenis masakan apa) karena katanya (lagi) buah ini berkhasiat untuk penderita penyakit jantung, diabetes, dan ginjal.

Hasil googling dari sebuah web blog menyebutkan bahwa :

“Setiap 100 g pepino mengandung vitamin C 25.1 mg, protein 0.6 g, betakaroten 26.6 mg dan asam 79.3 mg. Buah ini bermanfaat untuk meningkatkan stamina, menurunkan tekanan darah dan mencegah sariawan. Serat (dietary fiber) pepino juga sangat tinggi, baik untuk membantu sistem pencernaan, mencegah sembelit dan wasir. Manfaat lain serat, adalah mengikat zat karsinogen pemicu kanker kolon pada saluran cerna. Teks : Budi Sutomo” http://budisutomo.multiply.com/journal/item/46/Pepino_Buah_Pendatang_Baru

Trus cari tau ditempat lain, ternyata sudah banyak petani didaerah ini yang membudidayakannya. Baik untuk konsumsi pribadi maupun untuk dipasarkan. Juga sudah pernah ada penyuluhan pertanian tentang buah melodi. Pake masuk TV segala loh.. Wah..aku ketinggalan jaman!

Jika ada yang ingin tau lebih jauh tentang budidaya buah melodi silakan klik disini. Kebetulan lokasinya ada ditempat KKN saya (Kec.Pakem, Sleman, Ykt)

This entry was posted in Indonesia Negeriku, KKN Hargobingun and tagged , , , by anakkutu. Bookmark the permalink.

About anakkutu

Nama boleh keren ya Lisa, tapi kalo tau di kampung-kampung Jawa Barat sana Lisa adalah kutu/anak kutu/telur kutu ya itu lah, kutu. Maka saya pun di panggil anakkutu :) Menulis disela kesibukan seorang ibu dan pekerja kontrak di sebuah instansi pemerintah yang bertemakan "Pembangunan Nasional" dan saya mengurusi hal hal seputar "Kartografi, GIS, penginderaan jauh". Maka kemudian blog ini pun isinya seputar urusan menjadi ibu dan urusan remeh temeh tentang peta. Enjoy!

5 thoughts on “Bukan nada tapi Melodi

  1. pertama kali nyoba buahnya emank rasanya aneh..apalagi syok wktu belah buah ntu cz dlmnya mirip terong..rasanya, datar…bgt!
    skilo 15rb jeng.. hehew =D

  2. Yakhanu : iya kaya timun tapi bukan timun😀 aku liat kemaren dipasar tradisional ada yang jual ko.

    Bener d`lea sekilo range harganya 10-20 ribu ;p

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s