saniya dan jilan

saya perkenalkan ini keponakan (bajakan anak bos.red)

saniya dan jilan

bocah-bocah ini yang sering mewarnai sebuah tempat yang sering kutandangi (sebut saja Spatial Corner)

Terutama sang adik, liat aja dari fotonya, tengil banget kan?

Namanya Saniya, adiknya Jilan. Secara umum mereka adalah bocah biasa yang manis kl lagi tidur.

Kalau si Kakak, dia gadis manis seperti di sinetron-sinetron. Omongan dan perilakunya juga, saya rasa anak ini terlalu sering mengikuti cerita-cerita sinetron di TV. Menurut saya, manis tapi menyebalkan. Tapi ya tetap saja saya sayang sama dia.

Lain cerita dengan adiknya, Saniya. Kalo saniya lebih cocok dipanggil bocah, karena memang masih bocah. Secara fisik dia menggemaskan, karena berbadan sehat. tapi Kelakuannya, masyaalloh…. seringkali bikin orang hanya bisa mengelus dada. Kegiatannya sehari2 main makan sekolah main lagi tidur siang trus main lagi makan lagi trus tidur lagi. Kalo lagi bandel mode : ON, mending jauh-jauh biarkan dia sendiri hihi…

Kata-kata yang keluar dari mulut kecilnya suka tak terduga.

misalnya :

“eh ka ica ka ica, aku punya pacar loh…”

“oh iya?” kataku

“iya! hari ini nambah jadi 27 orang”

…… *dhoeng!*

terus lagi cerita Saniya tentang ikankecilbermulutbesar-nya sebelum tidur

begini ceritanya :

Suatu hari ada ikankecilbermulutbesar sedang berjalan-jalan. Kemudian dia bertemu dengan ikanbesarbermulutkecil, trus si ikankecilbermulutbesar menyapa si ikanbesarbermulut
” halo ikanbesarbermulutkecil! lagi ngapain?”
“aku sedang mencari ikankecilbermulutbesar” jawab si ikanbesarbermulutkecil
“buat apa kamu mencari ikankecilbermulutbesar?” kata si ikankecilbermulutbesar
“buat kumakan! hahahahaha…” jawab si ikanbesarbermulutkecil
*trus seraya menjepit kedua bibirnya ke dalam mulut (mulutnya seolah2 mengecil), si saniya kembali bicara*
“kl begitu selamat jalan-jalan lagi…!”
kaburrrrrrrr……..
Dengan kecerdasan si ikankecilbermulutbesar, dia selamat dari serangan si ikanbesarbermulutkecil.”
Ya, begitulah kisah saniya dan jilan
This entry was posted in Remote Sensing & GIS by anakkutu. Bookmark the permalink.

About anakkutu

Nama boleh keren ya Lisa, tapi kalo tau di kampung-kampung Jawa Barat sana Lisa adalah kutu/anak kutu/telur kutu ya itu lah, kutu. Maka saya pun di panggil anakkutu :) Menulis disela kesibukan seorang ibu dan pekerja kontrak di sebuah instansi pemerintah yang bertemakan "Pembangunan Nasional" dan saya mengurusi hal hal seputar "Kartografi, GIS, penginderaan jauh". Maka kemudian blog ini pun isinya seputar urusan menjadi ibu dan urusan remeh temeh tentang peta. Enjoy!

4 thoughts on “saniya dan jilan

  1. Jadi ingat 4 ekor “monyet” kecil yg punya jabatan sebagai ponakanku. wakakakkakak…bandel2 tapi ngangenin.πŸ˜€

    Hiks….😦 *kangen*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s