Filed under: Renungan, film | Tags: Click, hidup, impian, nonton, remote, Renungan

Click!
Beberapa hari lalu, fahmi nawarin VCD film Click pinjeman dari temannya. Langsung kubawa pulang, kutaro dimeja belajar. Sempet beberapa hari menginap di kamar, karena Mode mengerjakan skripsi sedang ON. Ada waktu-waktu tertentu saat pikiran jenuh, muncul bisikan – bisikan halus ditelinga ‘nonton film aja, Ca..’ eh betul juga. Sudah ada filmnya gratis ko malah ga ditonton.
Kubulak balik kotak VCDnya, baca credits-nya, sinopsis, nama-nama artis. Maka kegiatan nonton film ini pun terasa panjang. Maklum lah..jarang-jarang dapet VCD original beserta tempatnya. Biasanya selalu nyewa di rental dan pasti sudah dalam kemasan praktis yang sudah dicap nama toko rental.
Click! Bioskop mulai.
… 2 jam berikutnya … (more…)
Ketika kau berdoa kepada Tuhan meminta kekuatan, apakan Tuhan memberimu kekuatan ataukah Ia memberimu kesempatan yang membuatmu jadi lebih kuat ? …..
Ketika kau berdoa kepada Tuhan meminta apapun yang kau inginkan, apakan Tuhan memberi apapun yang kau inginkan ataukah Ia membuatmu berbuat sesuatu agar kau menemukan apa yang kau inginkan ? …..
Terlalu naif jika berpikir bahwa dengan berdoa maka ‘bantuan’ akan datang dengan cuma-cuma tanpa usaha. Tidak mungkin. Tidak akan datang kepadamu cobaan yang tak sanggup kau memikulnya. Segalanya tergantung bagaimana kau melihat hidup, anakku. …..
Teruslah hidup untuk memberi sebanyak-banyaknya, bukan menadah tangan menerima yang bukan sepantasnya kau terima.
: )
Filed under: Jl. Kulintang 30, Renungan | Tags: doa, Hari Ibu, mama, ulang tahun
Selamat hari ibu kuucapkan untuk ibu-ku yang selalu sayang padaku.
Juga Selamat Ulang Tahun untuknya yang selama kukenal beliau selalu cinta pada anak-anaknya.
Teriring doa tak putus-putus untuk ibu-ku yang selalu kucintai.
Kapan kita ketemu lagi ? aku rindu
![]()
Berterimakasihlah kepada orang/lembaga yang telah memperingati kita dengan kata-kata tersebut. Peringatan disampaikan agar kita selalu waspada terhadap penipuan dalam bentuk apapun. Apalagi yang dicuri adalah uang, hm..
Hari Rabu pagi, sms masuk ke HP dari nomor +622130535448 bunyinya :
Selamat! Anda mendapat undian POIN Plus-Plus Indosat senilai 10jt rupiah. ID anda : 5242638
Telp : +622130535448
7887
Biasanya kalau ada sms yang bunyinya serupa, langsung aku abaikan. Nah, kemarin itu tiba-tiba terpikir untuk mencari tau kebenaran sms itu dan sekedar iseng mencari ‘kesenangan’ lain.
Agar tampak “tertipu” langsung aku telepon nomer itu dan menanyakan kebenaran undian itu.
“Indosat selamat pagi” bapakoperator
si bapak ini berlogat sulawesi, juga ga terlalu ramah seperti operator pada umumnya
“selamat pagi pak,saya mau tanya tentang sms bla bla bla.. apa benar?” aku
“benar itu bu, nomer ibu telah memenangkan undian bla bla bla, Tanpa biaya. Sekarang juga akan saya transfer tapi ada syarat untuk pengiriman hadiah yaitu ibu harus punya rekening yang ATMnya dipegang oleh ibu, dan ada minimal saldo yang disyaratkan oleh bank yaitu 150 ribu rupiah. Apakah ada uang ibu senilai itu? Bisakah ibu meluangkan waktu ke ATM untuk mengecek uangnya sudah ditransfer?”
“oke, kebetulan memang mau ke ATM”
“oke bu, hati-hati dijalan nanti hubungi kami lagi ya”
Telepon diputus.
Aneh ya, dimana-mana biasanya pemenang itu dihubungi pihak yang memberi hadiah, ini mah sebaliknya. Sementara di-iya-in aja karena misi belom selesai. Ingin tau bagaimana dia menipu korban. (more…)
Filed under: Islam, Jl. Kulintang 30, Renungan | Tags: hadist, shalat, sunnah, Syayid Sabiq, tasbih
Dosa, setiap manusia yang berjiwa pasti pernah berbuat dosa. “dosa yang paling besar adalah mencuri, sementara yang lainnya adalah variasi dari mencuri. Misalnya : kamu berbohong, maka kamu mencuri hak mendapatkan kebenaran orang lain. Kamu membunuh seseorang, maka kamu mencuri hak anak atas ayahnya atau hak istri atas suaminya. Dan sebagainya.” (The Kite Runner).
Bagaimana cara manusia untuk menebus dosa ? salah satunya adalah dengan Sholat tasbih.
Ikrimah meriwatkan dari Abbas bahwa Rasulullah saw. Bersabda kepada Abbas bin Abdul Muthalib
“wahai Abbas, wahai Pamanku, maukah engkau aku berikan, aku khususkan, dan aku ajarkan suatu perbuatan yang dapat menghapus sepuluh macam dosamu. Jika engkau mengerjakannya, Allah pasti akan mengampuni dosamu :
- dosa yang pertama,
- dosa yang terakhir,
- dosa yang lalu,
- dosa yang baru,
- dosa yang engkau lakukan dengan tidak sengaja,
- dosa yang engkau lakukan dengan sengaja,
- dosa yang kecil,
- dosa yang besar,
- dosa yang kau lakukan secara tersembunyi,
- dosa yang kau lakukan secara terang-terangan.
Itu semua sepuluh macam dosamu. Hendaknya engkau mengerjakan sholat sebanyak empat rakaat. Di dalam setiap rakaat bacalah surah Al Fatihah dan satu surah yang lain. Jika engkau telah selesai membaca Al Quran pada rakaat yang pertama, ucapkanlah sambil berdiri subhanallah wa al-hamdulillah wa la ilaha illallah wallahu akbar (Mahasuci Allah, segala puji bagi Allah, tiada tuhan selain Allahdan Allah Mahabesar) sebanyak 15x. Kemudian rukuklah, dan sambil rukuk, ucapkanlah kalimat itu sebanyak 10x. Kemudian bangkitlah dari rukuk, lalu ucapkan kalimat itu sebanyak 10x (sambil berdiri). Kemudian bersujudlah, dan sambil sujud, ucapkanlah kalimat itu sebanyak 10x. Kemudian angkatlah kepalamu dari sujud, dan sambil duduk, ucapkanlah kalimat itu sebanyak 10x. Kemudian bersujudlah kembali, dan ucapkan kalimat itu sebanyak 10x (sambil sujud). Kemudian angkatlah kepalamu dari sujud, dan ucapkan kalimat itu sebanyak 10x. Jadi, (kalimat) itu diucapkan sebanyak 75x dalam setiap satu rakaat. Lakukanlah hal itu didalam 4 rakaat. Apabila engkau dapat mengerjakan shalat (tasbih) itu setiap hari, maka kerjakanlah. Jika engkau tidak mampu, maka kerjakanlah sekali dalam satu Jumat (satu pekan). Jika engkau tidak mampu, maka kerjakanlah sekali dalam setahun. Jika engkau tidak mampu mengerjakannya (sekali dalam setahun) maka kerjakanlah sekali dalam seumur hidupmu.”
Dari banyak jalur yang meriwayatkan hadist ini, Jalur yang paling baik adalah hadist riwayat Ikrimah ini. Hadist ini dinilai sahih oleh banya ulama, diantaranya al-Hafizh Abu Bakar al-Ajiri, syekh kami Abu Muhammad Abdurrahim al Mishri dan syekh kami al-Hafizh Abul Hasan al-Maqdisi. Ibnu Mubarak berkata, “Shalat tasbih sangat dianjurkan dan disunnahkan untuk dikerjakan disetiap waktu.
(sumber : Fiqih Sunnah 1, Muhammad Syayid Sabiq)
NB : Setelah shalat tasbih berjamaah (sekeluarga) adikku sofia bilang, : “aku cape, Kak”
Hehe..
Filed under: Buku, Islam, Renungan, Ruang Belajar | Tags: Buku, Islam, Komitmen, Muslim
Apa Bentuk Komitmen Saya kepada Islam?
Ini judul sebuah buku. Buku yang sudah lama dibeli tapi baru sempat baca sekarang. Kalimat yang menjadi judul itu aku kembalikan tanya kedalam diriku. Apa bentuk komitmen saya terhadap Islam? “Refreshing” sebentar melupakan dunia. Inner Journey.
Hening……
….banyak khilaf….
Astagfirulloh..
Kemudian teringat hadist yang menyebutkan :
“Setiap manusia banyak melakukan kesalahan, dan sebik-baiknya orang yang banyak melakukan kesalahan adalah yang suka bertaubat” (h.r. Ahmad dan Tarmidzi)
Bukan berarti abis melakukan kesalahan terus bertaubat kemudian melakukan salah lagi terus bertaobat lagi
Hey, jangan mempermainkan Tuhan!!
Buku ini karangan Dr.Fathi Yakan diterbitkan Al-I`tishom Cahaya Umat. Ga tebal ko, hanya 181 halaman. Ada dua bagian bahasa ditambah 2 halaman kalimat-kalimat wirid. Lumayan buat mengisi waktu nunggu. Isi bukunya: (more…)
















![A I U E [ t o p e n g ] A I U E [ t o p e n g ]](http://farm3.static.flickr.com/2430/3813491004_62fd91b5c4_t.jpg)
